Jumat, 12 Oktober 2012

Solusi Meminimalikan Aksi Tawuran Antarpelajar

Tugas Soft Skill Universitas Gunadarma www.gunadarma.ac.id


Banyak solusi yang sudah ditawarkan untuk menanggulangi permasalahan tawuran antara pelajar yang sepertinya sudah menjadi aksi tahunan para pelajar di Indonesia. Sangat dilematis dan ironis memang mengetahui kenyataan yang seperti itu. Terlebih melihat kondisi bangsa ini yang sedang kritis namun terus dilanda musibah yang tidak kunjung berkesudahan seperti problematika intolenransi beragama, HAM, korupsi, tingginya harga pangan dan masih banyak lagi. Persoalan aksi tawuran ini kontan semakin menambah banyak coretan tinta merah dalam rapor kinerja pemerintah.

Aksi tawuran antarpelajar sejatinya merupakan sebuah implementasi ekspresi emosi yang sayangnya dilakukan dengan tujuan dan cara yang kurang tepat. Aksi tawuran yang terjadi secara tersirat juga merupakan suatu bukti bahwa energi dan semangat yang dimiliki oleh para pelajar sangat tinggi sehingga perlu adanya sarana dan upaya strategis guna dapat mengarahkan serta mengonversi energi besar mereka menjadi positif . Dengan begitu, diharapankan dapat membawa dampak kebermanfaatan yang lebih banyak bagi masyarakat luas, salah satunya adalah dengan aktivitas mengaji.

Berangkat dari gagasan mengaji, yakni orang yang tergabung di dalamnya bersama-sama belajar mengenai ilmu agama yang kemudian dikemas dengan konsep kekeluargaan sehingga para pelajar dapat memiliki bekal dasar agama yang kuat. Mengaji selain sebagai sarana penanaman nilai-nilai akhlak yang mulia juga bisa menghasilkan buah prestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional lewat berbagai karya dan prestasi. Pada dasarnya, mengaji terdiri dari sekelompok orang yang memiliki latar belakang passion dan bakat yang berbeda-beda tetapi karena memiliki kesamaan visi sehingga dapat lebih mudah untuk diarahkan sehingga luaran yang dicapai adalah lahirnya konsistensi semangat berkarya dan berkontribusi bagi kemaslahatan dan kebermanfaatan banyak orang.

Akhirnya dari kelompok mengaji inilah dapat dilahirkan generasi-generasi muslim prestatif visioner yang membawa peran sebagai agent of solution dan agent of change. Dengan demikian, secara bertahap mereka dapat memberantas tradisi tawuran secara tuntas dan digantikan dengan buah prestasi dan karya yang bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya orang di muka bumi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar